Artikel
Demokratisasi Desa
Demokratisasi Desa setidaknya harus memperhatikan empat hal berikut. Pertama, hubungan-hubungan sosial yang ada di Desa terbangun dari pergaulan sosial secara personal antar sesama penduduk Desa yang telah berlangsung lama. Bahkan, banyaknya Desa-desa di Indonesia yang usianya jauh lebih tua dari usia Negara Republik Indonesia menandai bahwa hubungan-hubungan sosial tersebut telah sangat lama terbentuk. Apabila nasionalisme atau perasaan kebangsaan di tingkat Negara terbentuk secara imajiner, seperti danyatakan oleh seorang antropolog, perasaan sebagai sesama orang sedesa tumbuh secara empiris dan personal, yaitu hasil dari pergaulan sehari-hari termasuk dari hubungan kekerabatan. Hubungan-hubungan tersebut seringkali membentuk pola sikap dan tata cara pergaulan. Secara umum misalnya hubungan antara orang yang lebih tua dengan yang lebih muda, saudara dekat dengan saudara jauh, berkerabat atau tidak berkerabat. Baca selengkapnya






Posyandu Banjar Temaga
Posyandu Banjar Kayuambua
Posyandu Banjar Malet Tengah
Posyandu Banjar Malet Kutamesir
Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahap IX Desa Tiga
Musrenbangdes Pembahasan RKPDes Desa Tiga Tahun Anggaran 2027 dan DU RKP Tahun Anggaran 2028
Posyandu Banjar Penglumbaran Kangin Desa Tiga
Posyandu Nusa Indah Banjar Malet Kutamesir
Lambang Desa
Penerimaan Bantuan Sembako dari Pemda Kabupaten Bangli
KEGIATAN POSYANDU NUSA INDAH DI BANJAR MALET KUTAMESIR
BALIHO INFOGRAFIS APBDES TAHUN 2020
Posyandu Cempaka Banjar Buungan
Posyandu Kamboja Banjar Kayuambua
Posyandu Kenanga Banjar Pukuh
Pelaksanaan Posyandu Nusa Indah di Banjar Malet Kutamesir
Posyandu Banjar Penglumbaran Kangin
Musdesus Tentang Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Tiga
Posyandu Banjar Buungan Bulan Nopember
Penerimaan BLT DD tahap VIII tahun 2024 Desa Tiga
Posyandu Banjar Linjong bulan Desember